BAB 20

Menghadap


"Di dunia, kita bisa bersembunyi di balik topeng. Tapi di hadapan-Nya, kita berdiri sendirian—telanjang dari semua kepura-puraan."


Kyai Hasan Basri meninggal pada subuh yang sunyi.


Tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Tidak ada sakit parah. Hanya malam sebelumnya, kyai duduk lebih lama dari biasanya setelah shalat isya, menatap langit, seolah sedang berbicara dengan Seseorang yang tidak terlihat.

šŸ”’ Konten Terkunci

Masukkan token untuk membaca semua chapter novel judul ini (sebanyak 30 Bab). Untuk mendapatkan token tersebut cukup traktir kopi (Rp. 35.000) dan menuliskan judul novelnya!klik ke WhatsApp ini (082320905530)

šŸ“š Daftar Chapter