BAB 15

Memaafkan Diri


"Dosa yang paling berat bukan yang kita lakukan pada orang lain—tetapi yang kita simpan untuk diri sendiri, dan tidak pernah kita maafkan."


Sudah tiga bulan Abdul Wira pulang ke kampung, tapi ia masih belum bisa tidur nyenyak.

Setiap malam, saat ia berbaring di tikar, di rumah panggung yang sama tempat ia dibesarkan, pikiran-pikiran itu datang—seperti tamu yang tidak diundang, tapi selalu kembali.


šŸ”’ Konten Terkunci

Masukkan token untuk membaca semua chapter novel judul ini (sebanyak 30 Bab). Untuk mendapatkan token tersebut cukup traktir kopi (Rp. 35.000) dan menuliskan judul novelnya!klik ke WhatsApp ini (082320905530)

šŸ“š Daftar Chapter