BAB 25

Kami


"Iman bukan perjalanan sendirian—tetapi perjalanan bersama, di mana kita saling menguatkan, saling mengingatkan, saling membawa pulang."


Abdul Wira baru menyadarinya saat ia jatuh sakit lagi.


Kali ini bukan demam biasa—tetapi sakit yang membuatnya tidak bisa bangun dari tikar selama seminggu. Tubuhnya lemah, napasnya pendek, bahkan untuk shalat pun ia harus berbaring.

Dan di tengah kelemahan itu, ia baru benar-benar merasakan arti kata kami.

šŸ”’ Konten Terkunci

Masukkan token untuk membaca semua chapter novel judul ini (sebanyak 30 Bab). Untuk mendapatkan token tersebut cukup traktir kopi (Rp. 35.000) dan menuliskan judul novelnya!klik ke WhatsApp ini (082320905530)

šŸ“š Daftar Chapter