EPILOG MELANGKAH KE ERA KEMAKMURAN BERMAKNA

"Kemakmuran sejati bukanlah soal berapa banyak yang kita miliki, melainkan seberapa utuh kita menjalani hidup—di mana tubuh sehat, jiwa tenteram, dan hati penuh syukur menjadi mata uang yang tak lekang dimakan zaman."

Cover Buku

Ketika Dunia Tersadar dari Ilusi Lama

Suatu pagi di penghujung 2024, seorang eksekutif muda di Jakarta memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya yang bergaji puluhan juta rupiah. Bukan karena bangkrut atau dipecat, melainkan karena ia menyadari bahwa kesuksesan yang selama ini ia kejar telah menggerogoti kesehatan fisik dan mental. "Saya punya segalanya, tapi merasa kehilangan diri saya sendiri," ujarnya dalam sebuah wawancara di media sosial yang viral. Kisah ini bukan lagi anomali. Di seluruh dunia, semakin banyak orang yang mulai mempertanyakan ulang definisi kesuksesan dan kemakmuran.

šŸ”’ Konten Terkunci

Masukkan token untuk membaca semua chapter buku ini (30 Bab). Untuk mendapatkan token, silakan traktir kopi (Rp 35.000) dan sebutkan judul bukunya.

Klik WhatsApp (082320905530)

šŸ“š Daftar Chapter Buku Kaya Raga, Kaya Jiwa