BAB 3.5. EKONOMI SYUKUR: KEKAYAAN YANG TAK TERHITUNG

"Dalam hiruk-pikuk mengejar yang belum dimiliki, kita lupa menghitung berkat yang sudah menggenggam. Padahal, syukur adalah mata uang spiritual yang tidak pernah terdevaluasi—semakin banyak dikeluarkan, semakin berlimpah kembalinya."

Cover Buku

Ketika Kelimpahan Tak Menyentuh Jiwa

Seorang eksekutif muda di Jakarta, sebut saja Dimas, duduk di mobilnya yang mewah dalam kemacetan Sudirman. Gajinya belasan juta, portofolio investasinya terus tumbuh, dan kariernya cemerlang. Namun, di tengah AC yang dingin dan jok kulit yang empuk, ia merasa hampa. Scrolling (menggulung layar) Instagram, ia melihat temannya berlibur ke Maldives, rekan kerjanya membeli rumah kedua, dan influencer yang ia ikuti memamerkan tas bermerek terbaru. "Kapan saya bisa sampai di sana?" gumamnya sambil menghela napas panjang.

šŸ”’ Konten Terkunci

Masukkan token untuk membaca semua chapter buku ini (30 Bab). Untuk mendapatkan token, silakan traktir kopi (Rp 35.000) dan sebutkan judul bukunya.

Klik WhatsApp (082320905530)

šŸ“š Daftar Chapter Buku Kaya Raga, Kaya Jiwa